Gue
punya cerita dari seorang anak kecil yang begitu kuat ketika diberi cobaan yang
begitu berat, saat Allah kasih cobaan itu ke keluarganya.
Anak
kecil ini bisa dikatakan tidak terlalu cantik, dan berkulit hitam. Bisa
dibayangkan ya guys. Tapi hatinya yang sangat bersih dan suci. Dia selalu
berfikiran positif saat apa yang ia rasakan walau itu pahit. Kenapa gue bisa
bilang gitu ?????
Lo
semua bayangkan, anak ini mendapatkan cobaan begitu berat saat duduk di kelas 2
SD. Dia harus berpisah dari orangtua dan ke-2 kakanya. Dan dia harus tinggal
ditempat bibinya. Dan bibinya punya anak 4, tapi yang tinggal dirumah hanya 3
orang. Karena, 1oirang lagi sudah tinggal bersama suaminya. Anak ini paling
sabar saat itu. Maklum anak bibi 2 orang masih TK dan kelas 1 SD. Jadi anak ini
yang paling besar kalau main bertiga. Jadi dia harus ngalah. Walau kadang kalau
dia sedih dia ke kamar nangis sendiri dia bingung untuk mengadu sama siapa? ,
tempat untuk mengadu untuknya ya hanya Allah SWT. Dia selalu berdoa ingin
berkumpul dengan keluarganya. Oiya gue lupa cerita tentang keluarganya.
Keluarganya pisah bukan bercerai tapi, bokapnya kerja diluar negeri. Nyokapnya
punya kasus yang mengharuskan meninggalkan anak-anaknya walau suaminya tidak
tahu apa yang terjadi. Terus ke-2
kakanya tingga dirumah temen kakanya yang pertama. Makanya jauh semua
kan???
Kakanya
yang ke-2nya pun sama. Di waktu dia
kelas 4 SD , dia harus ditinggal kaka pertamanya untuk kerja sampingan walau
gak setiap hari. Anak ini kadang suka dimintai tolong jagain anak pemilik rumah
yang ia tinggal, kadang suka disuruh-suruh kewarung terus dibayar. Uangnya
dipakai untuk jajan dia sekolah. Anak ini sekolah sangat pintar. Kaka
pertamanyanya sempet punya salah sama dia. Saat dia minta makan, kakanya selalu
marah2, gak mau ngambilin. Sampai-sampai ketika anak ini dikirim ketempat
bibinya tempat adiknya tinggal, selang 2 hari kakanya di kabarkan adiknya
sakit. Dan diberitahu kedokter bahwa dia sakit lambung karena sering nahan
laper. Saat itu kakanya merasa bersalah banget.
Ke-2
Anak ini dalam berdoa bener-bener menyentuh hati. Dalam doanya mereka
meneteskan air mata bahwa mereka ingin sekali berkumpul lagi bersama
keluarganya. Tidak apapa dalam keadaan miskin yang penting kumpul. Gue mikir
begitu berharganya arti keluarga. Walau gue tau banyak dari kita anak-anak
Brokenhome . tapi coba fikir deh, emang bener gak enak tinggal bersama orang
lain atau sendiri. Lebih baik sama keluarga sendiri. Karena begitu banyak
cerita. Kalian boleh tinggal sendiri dan sama temen asal ketika kita
meninggalkan keluarga yang kita tinggal tidak meninggalkan keluarga dalam
masalah atau kesusahan karena sungguh sangat terpukul.
Dari
cerita panjang ini , ini adalah kisah nyata cerita adik gue tahun 2012 lupa gue
bulan kapannya. Bisa dikatakan tentang keluarga gue yang berantakan banget saat
itu. Gue selalu berdoa, gue akan mengganti air mata keluarga gue yang terlarut dalam kesedihan akan gue
ganti air mata dengan kebahagiaan dan kebanggaan untuk keluarga gue. Dan akan gue jaga dan rawat adik-adik gue
dengan baik dan membuat mereka bahagia. AMIN.
Makin
lama nih cerita makin sedih. Udah dulu ya ceritanya. Lain waktu cerita lagi ya.
See you
*lingga

Tidak ada komentar:
Posting Komentar